WAKTU DAN PERSIAPAN

Bacaan–> Matius 25: 1-13

Nats–> Matius 25: 13

Halo Guys…

Setuju kan kalau kita ini disebut sebagai anak-anak muda kebanggaannya Tuhan Yesus?

Dengan segudang aktifitas dan kesibukan yang kita miliki, Tuhan ingin kita bisa terus memuliakan Tuhan. Tidak hanya dengan prestasi yang kita capai, tapi juga sikap hati kita di dalam menjalani setiap aktifitas ini. Memang, kadang rasanya kita dituntut untuk selalu sempurna dalam segala hal. Tapi, bukan sempurna seperti ini yang Tuhan maksudkan.

Pada dasarnya, manusia nggak ada satu pun yang sempurna. Manusia memiliki banyak sekali kelemahan yang harus kita terima dengan kerendahan hati dan akui di hadapan Tuhan. Tuhan memang ingin kita untuk menjadi sempurna, namun bukan seperti konsep sempurna yang manusia dunia ciptakan. Tuhan ingin kita selalu dapat memiliki sikap hati seperti yang sudah Tuhan ajarkan. Kesempurnaan ini bukan pada hasil dari yang kita lakukan, namun terletak pada proses yang kita lalui untuk mencapai hasil tersebut. Jadi, gagal atau berhasil dalam mencapai hasil bukanlah titik fokus dari Tuhan. Proses yang kita lalui lah yang akan menjadi titik perhatian kesempurnaan yang Tuhan inginkan.

Berbicara tentang proses yang sempurna, Tuhan sebenarnya sudah sering menyingkapkannya dalam berbagai perumpamaan dan pengajaran. Salah satunya adalah perumpamaan tentang gadis-gadis bodoh dan bijaksana. Ada dua kelompok manusia di dunia, yaitu mereka yang bodoh dan bijaksana. Keduanya sama-sama melalui sebuah proses yang sama, namun memiliki sikap hati yang berbeda. Kelompok bijaksana sudah memiliki persiapan yang matang dan mengerti betul tentang waktu yang sangat terbatas, sedangkan kelompok bodoh cenderung menggampangkan segala sesuatunya dan karena persiapan yang kurang matang akhirnya mereka kehabisan waktu.

Ada dua hal yang menjadi perhatian dalam kisah ini, yaitu WAKTU dan PERSIAPAN. Dua hal ini merupakan hal yang sangat penting dalam kesempurnaan yang Tuhan inginkan dari hidup kita. Kita sebagai anak-anak yang masih muda seharusnya mengerti dan paham betul kalau waktu kita di dunia ini tidaklah banyak. Setiap aktifitas bahkan hidup kita mempunyai batas waktunya sendiri. Orang tidak akan selamanya mampu berlari, musik tidak akan selamanya disukai, nafas pun tidak akan selamanya kita miliki. Inilah WAKTU…dan setelah kita memahami keterbatasan ini, maka selanjutnya kita harus melakukan sebuah PERSIAPAN yang matang akan hidup kita. Sebelum kita kehabisan waktu, PERSIAPAN kita perlukan agar kita tidak menyesal di kemudian hari.

Terkait waktu dan persiapan ini, kita harus mulai memperlengkapi diri kita dengan berbagai pengetahuan dan iman yang kuat kepada Dia. Waktu Tuhan datang pun semakin dekat dan Tuhan menghendaki kita untuk menjadi serupa sepertiNya. Untuk mencapai ini maka dibutuhkan persiapan yang luar biasa terhadap diri kita baik tubuh, jiwa, dan roh. Yang pasti, ketika Dia datang, kita nggak maujadi “gadis-gadis yang bodoh” kan?

Cheers,

Bayu Satito

@phoshone / bayu.satito@gmail.com / (+62) 812 8552 0248

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s