LANGIT


Langit…langit…langit

Kadang biru, kadang kelabu

Langit…langit…langit

Kadang jingga, bahkan merah menyala

Tiap waktu dapat berbeda tergerus waktu selama bumi ada. Menggeliat hadirkan pilihan diantara banyak kesukaan. Mereka suka biru tapi tak cinta pada jingga. Mereka yang benci merah belum tentu benci pada kelabu.

Langit dapat hadir dengan berbagai penampilan yang disuka maupun dihina. Tetapi, dapatkah sang langit mengeluh dan undur dari alam semesta raya?

Langit…mahakarya yang menyadari perbedaan dalam kehadiranya

Langit…mahakarya yang tak goyah hanya karena perbedaan rasa suka pada dirinya

Langit…mahakarya yang menyadari kelemahan dan kelebihannya

Langit ada dan akan terus ada selamanya. Dalam segala perbedaan dan berbagai pendapat tentangnya, ia akan terus tegar menyertai kehidupan mahakarya Sang Pencipta.

Lalu bagaimana dengan kita, manusia? Mahakarya lain yang masih sulit dan terus belajar menerima perbedaan….

Phosphone | langit | cibubur | 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s